BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS »

Selasa, 23 November 2010

PERANGKAT KERAS PENDUKUNG INTERNET

1.     HUB/SWITCH

Hub merupakan perangkat jaringan yang bekerja di OSI layer 1, Physical Layer. Sehingga dia hanya bekerja tak lebih sebagai penyambung atau concentrator saja, dan hanya menguatkan sinyal di kabel UTP. Karena sifatnya ini, hub tak ubahnya seperti repeater dengan banyak port. Dia tidak mengenal MAC addressing/physical addressing, sehingga tidak bisa memilah data yang harus ditransmisikan, sehingga collision tidak bisa dihindari pada metode kerja si hub ini. Hub merupakan perangkat keras yang digunakan untuk menggabungkan beberapa computer. Hub menjadi saluran koneksi sentral untuk semua computer dalam jaringan.
Switch merupakan perangkat jaringan yang bekerja pada OSI Layer 2, Data Link Layer. Meski bentuknya serupa dengan hub, kita tidak sebaiknya menyebutnya dengan istilah switch hub. Switch bukanlah hub. Switch menggunakan MAC Address untuk memilah paket data mana yang akan diteruskan ke port mana. Sekali ada perangkat yang terhubung melalui port tertentu, dia akan mencatatnya pada MAC Address table di memorynya, sehingga punya “ingatan” sederhana untuk meneruskan paket data ke port yang sesuai saja, dan tidak membabi buta layaknya hub. Collision masih mungkin terjadi, namun sudah diminimalisir.


2.     REPEATER

Repeater berfungsi untuk menguatkan sinyal agar sinyal dikirim sama dengan sinyal aslinya. Repeater adalah sebuah stasiun yang menerima signal pada suatu frekuensi dan memancar ulangkan-nya kembali (repeat) pada frekuensi yang lain secara otomatis pada saat yang sama (simultan). Dengan demikian sebuah stasiun Amatir Radio dengan power yang kecil (mobile atau jinjing) dapat transmit pada input channel dari repeater dan signalnya akan dipancar ulangkan pada output channel dari repeater dengan signal yang lebih kuat dan daya jangkau yang lebih luas, karena lokasi repeater berada ditempat yang tinggi (di atas gunung atau gedung yang tinggi).
Untuk menggunakan repeater secara baik dan benar perlu diketahui standar operasional dan sopan santun (courtesy) tersendiri, karena berbeda dengan di FM atau SSB. Pemahaman akan kerja repeater, penggunaan perangkat yang baik dan tidak cacat, serta skill untuk mengungkapkan isi QSO dengan ringkas, padat, tepat dan to the point adalah prasyarat untuk menggunakan repeater secara baik dan benar, terutama ketika kegiatan QSO di repeater sangat tinggi pada waktu jam sibuk.
Harus disadari bahwa tujuan repeater adalah untuk membantu memperluas jangkauan stasiun dengan signal kecil dan lemah (mobile atau jinjing) dan karena itu mereka harus diberi prioritas. Ini juga berarti bahwa jika simplex operation, hubungan point to point, masih memungkinkan, maka usahakan jangan menggunakan repeater. Repeater bukanlah untuk ngobrol (rag chewing) atau QSO panjang, apalagi monopoli yang monoton.
Sesuai dengan Keputusan Ketua Umum ORARI No.07/OP/KU/87 ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan diindahkan dalam memakai repeater secara baik dan benar :
1. Monitor dulu sebelum menggunakan, apakah tidak sedang dipakai oleh stasiun lain.
2. Untuk memulai sebuah kontak, cukup memanggil call sign stasiun yang dituju dan menyebutkan call sign sendiri.
3. Selalu menggunakan kata “ganti (over)” pada akhir setiap transmisi, agar stasiun lain tahu bahwa gilirannya untuk menjawab (transmit).
4. Selama ber QSO di repeater agar menyebutkan call sign minimal sekali 3 menit, dan beri spasi secukupnya antara setiap transmisi.
5. Isi QSO harus ringkas, jelas, padat, to the point dan tidak bertele-tele.
6. Jangan sekali-kali memotong QSO orang lain yang sedang berlangsung, kecuali kalau ada berita emergency.
7. Pergunakanlah bahasa Indonesia / Inggris yang baik dan benar dan istilah radio amatir yang sudah
baku serta dipakai secara internasional.
8. Pada repeater tidak ada signal report, signal yang terdengar pada repeater adalah signal repeater.
9. Jika sudah selesai QSO, tutuplah dengan mengatakan “clear atau clear off”.



3.     BRIDGE

Bridige merupakan perangkat lunak menghubungkan dua buah jaringan secara fisik yang menggunakan protocol sama/sejenis. Dengan bridge sebuah paket data mampu dikirim dari satu LAN ke LAN lain. BRIDGE berfungsi untuk membagi sebuah jaringan hingga menjadi dua buah jaringan. BRIDGE mengatur informasi diantara kedua sisi network agar dapat berjalan dengan teratur .Bridge itu bisa dikatakan sebagai media expander untuk menambah jangkauan dari sebuah jaringan LAN dan menghubungkannya dengan jaringan yang lain pada lokasi yang berbeda. Memang ada kemiripannya dengan Hub/Switch, hanya saja Hub/Switch lebih kepada menghubungkan sebuah jaringan lokal saja (menggunakan kabel ethernet) dan masih berada pada satu lokasi yang sama karena jangkauannya yang terbatas, sebagai contoh jika menggunakan kabel ethernet maka maximum jangkauan tidak boleh lebih dari 100 meter dan itupun masih harus berkutat dengan instalasi kabel yang cukup memakan waktu.
Sedangkan bridge biasanya dilakukan dengan mengadopsi teknologi nirkabel, sehingga tidak dibatasi oleh lokasi, tetapi kita tetap harus melakukan pengaturan pada setiap titik point agar dapat saling berkomunikasi satu sama lain, perhatikan model bridging dibawah ini:
LAN A<—->Bridge<—->LAN B
LAN A terdiri atas beberapa client pada sebuah jaringan lokal, demikian juga dengan LAN B. Bridge berfungsi untuk menghubungkan kedua jaringan lokal tersebut meskipun dipisahkan oleh jarak yang cukup jauh misalnya 5 km, dengan menggunakan teknologi nirkabel.


4.     ROUTER

Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI. Router merupakan perangkat yang berfungsi hamper sama dengan bridge. Namun perangkat ini punya keunggulan selain untuk menghubungkan dua buah LAN dengan tipe sama, router juga bisa untuk menghubungkjan dua buah LAN dengan tipe berbeda.Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).
Analogi Router dan SwitchSebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN.Router sangat banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi protokol TCP/IP, dan router jenis itu disebut juga dengan IP Router. Selain IP Router, ada lagi AppleTalk Router, dan masih ada beberapa jenis router lainnya. Internet merupakan contoh utama dari sebuah jaringan yang memiliki banyak router IP. Router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan internetwork, atau untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya. Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda (seperti halnya router wireless yang pada umumnya selain ia dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio, ia juga mendukung penghubungan komputer dengan kabel UTP), atau berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dari Ethernet ke Token Ring.Router juga dapat digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah layanan telekomunikasi seperti halnya telekomunikasi leased line atau Digital Subscriber Line (DSL). Router yang digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah koneksi leased line seperti T1, atau T3, sering disebut sebagai access server. Sementara itu, router yang digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal ke sebuah koneksi DSL disebut juga dengan DSL router. Router-router jenis tersebut umumnya memiliki fungsi firewall untuk melakukan penapisan paket berdasarkan alamat sumber dan alamat tujuan paket tersebut, meski beberapa router tidak memilikinya. Router yang memiliki fitur penapisan paket disebut juga dengan packet-filtering router. Router umumnya memblokir lalu lintas data yang dipancarkan secara broadcast sehingga dapat mencegah adanya broadcast storm yang mampu memperlambat kinerja jaringan.


5.     MODEM

Modem adalah singkatan dari modulator-demodulator yaitu alat yang digunakan untuk menghantar dan menerima data dari sebuah PC ke PC lainnya melalui kabel telephone. Modem adalah alat yang bertugas untuk menukar data dari bentuk digital ke analog dan sebaliknya. Dengan adanya modem pengguna PC dapat terkoneksi dengan dunia internet.. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer. Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio. Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer.

Terdapat dua jenis modem secara fisiknya, yaitu:
1.modem internal
modem yang berada di dalam cpu
2.modem external
modem yang berada di luar cpu

Modem terbagi atas:
1. Modem analog
2. Modem ADSL
3. Modem kabel
4. Modem CDMA
5. Modem 3GP
6. Modem GSM

Berdasarkan cara koneksi dengan ISP, modem terbagi dua, yaitu :
1.modem wireline atau wired
modem yang menggunakan media kabel untuk berkoneksi dengan ISP
2.modem wireless
modem yang menggunakan media nirkabel (gelombang elektronik)untuk berkoneksi dengan ISP


6.     WEBCAM

 
Webcam (singkatan dari web camera) adalah sebutan bagi kamera real-time (bermakna keadaan pada saat ini juga) yang gambarnya bisa diakses atau dilihat melalui World Wide Web, program instant messaging, atau aplikasi video call. Istilah "webcam" juga merujuk kepada jenis kamera yang digunakan untuk keperluan ini. Webcam biasanya berresolusi sebesar 352x288 / 640x480 piksel. Namun ada yang kualitasnya hingga 1 Megapiksel. Sekarang hampir semua kamera digital dan HP bisa dijadikan sebagai kamera web (webcam).Banyak manfaat menggunakan webcam yaitu di antaranya kita dapat langsung bertatap muka dengan lawan bicara kita di komputer yang berbeda,dan kita juga bissa mengetahui aktivitas lawan bicara kita itu di komputer pada saat itu juga.


7.     HEADSET
 Headset adalah gabungan headphone dan mikrofon. Ini dipergunakan untuk berkomunikasi melalui perangkat komunikasi atau komputer misalnya dengan VoIP. Teknologi headset juga sudah merambah dunia komunikasi, khususnya teknologi telpon selular. Headset diciptakan pertama kali pada tahun 1910 oleh Nathaniel Baldwin, mahasiswa Universitas Stanford. Namun penemuannya ini tidak langsung menjadi perhatian, karena layaknya penemu-penemu zaman itu, Baldwin tidak berminat untuk memproduksi temuannya secara massal. Pada Perang Dunia I, angkatan laut Amerika mengetahui penemuan Baldwin dan memesan 100 headset untuk keperluan perang. Semenjak itulah masyarakat mulai sadar dengan teknologi ini, bahkan pada 1961 headset masuk ke kokpit pesawat, pilot menyukainya karena headset ringan dan nyaman dipakai. Headset pertama kali digunakan untuk pesawat telpon adalah pada tahun 1970. Pada awal 2000, bersamaan dengan meledaknya telpon selular, headset nirkabel berbasis teknologi Bluetooth mulai popular. Headset untuk mengakses internet digunakan untuk chating. Penggunanya yang terkoneksi ke Internet dapat melakukan pembicaraan dengan headset mikrofon dan speaker (atau sebuah headset) ke pengguna lainnya yang tergabung dalam jaringan tersebut.
Pembicaraan dapat dilakukan secara real-time tanpa terputus-putus serta suara yang didapat terasa “tebal” dan jernih. Terlebih lagi bila melakukan pembicaraan konferensi multi-partit, dengan headset saya dapat melakukannya sambil mengemil makanan dan minuman. Semuanya hanya dengan pulsa Internet lokal! Bayangkan besarnya biaya yang harus dikeluarkan jika menggunakan jalur telepon milik Telkom.
Sayangnya, teknologi ini baru bisa dimanfaatkan untuk komunikasi antarpengguna PC. Untuk menghubungi telepon biasa sepertinya sedang dalam tahap pengembangan dan saya duga nantinya fitur ini tidak gratis. Jika nantinya biaya yang kita keluarkan untuk fitur ini ternyata lebih murah dari tarif Telkom, tentu saja tidak ada alasan untuk tidak memanfaatkannya.

 8.   ETHERNET CARD ATAU LAN CARD
Network Interface Card (NIC) sering disingkat Network Card.
NIC adalah bagian hardware komputer yang dirancang agar komputer dapat berkomunikasi dalam jaringan komputer.. Merupakan perangkat layer 1 dan layer 2 dalam OSI layer. Setiap network card memiliki serial number unik 48 bit yang disebut Media Access Control (MAC). Fungsi MAC adalah memberitahu NIC apa yang sedang berjalan dalam jaringan. MAC diatur oleh IEEE. Ditemukan oleh Robert Metcalfe pada tahun 1973. Waktu itu, beliau masih bekerja di Xerox. Dia merupakan lulusan MIT dan melanjutkan ke Harvard.. Merupakan salah satu pendiri perusahaan 3Com.
Fungsi Network Card:
- Media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan
- Mengontrol data flow antara komputer dan sistem kabel
- Menerima data yang dikirim dari komputer lain lewat kabel dan menerjemahkannya ke
dalam bit yang dimengerti oleh computer

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar